Spenada–
Kesenian ini mengambarkan tentang kehidupan orang-orang pedalaman
dengan tradisi hidup dengan alam. Gerakan dari berbasic pada kesenian
kobro siswo yang terdiri dari tujuh adegan salah satunya dayakkan yang
diadopsi dari kehidupan orang Kalimantan pedalaman.
Kelompok
kesenian topeng ireng dusun Petung sendiri memeiliki 200 orang anggota
yang bermata pencaharian tetap sebagai pedagang, petani, peternak dengan
inkam yang tidak pasti. Kesenian ini telah melakukan pentas di seluruh
Pulau Jawa.
“Sekali
pentas minimal 20 orang anggota yang kami sertakan, jika menampilkan
sebuah kolosal maka bisa sampai 40 orang, hasil dana yang masuk langsung
masuk kas kelompok untuk menutupi semua biaya operasional, jika ada
kelebihannya baru dibagikan ke semua anggota kelompok” tutur Herman Widi
(32) koordinator kesenian topeng ireng dusun Petung, Pakis, Magelang
saat di temui N-news di Festival Seni Internasional.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar